me and my experience


Di tengah suara hujan aku  terhanyut dengan kesedihan ku dengan di temani notebook sebagai kertas dan keyboard sebagia tintaku. Hariku mulai seperti ini lagi....lagi dan lagi...bagaimana ??? Apa yang harus aku lakukan ?? Aku mulai lagi akan perasaan yang tak betah tinggal di pesantren . Sebenarnya bukan karena keadaan melainkan karena teman di sekitarku yang berbeda dengan wataku . Apa-apa tak sepaham , apa-apa tak selaras dengan hati. Mau bagaimana lagi namanyajuga kehidupan ... Manusia itu tak ada yang sempurna kan ia adalah makhluk sosial yang tak akan pernah terlepas dari kebutuhannya terhadap orang lain .emangsih seperti itu tapi setip orang tuh mempunyai keinginannya masing -masing... Dia mempunyai hak dan kewajiban .
Apakah langkahku salah dalam hal ini ???? Apakah seharusnya aku berada di rumah dan bukan tinggal di pesantren ???, Sementara di rumah aku lebih di butuhkan untuk keluargaku , kalau di pesantren sudah pasti masih banyak orang lain yang dapat membantu ceuceu dalam ssegala hal.
Tadinya rencanaku itu mesantreen lagi di sini fokus mengaji dan memperdalam ilmu, akan tetapi mau bagaimana lagi inilah keadaannya seperti inilah jalannya . Terkadang aku merasa berdosa kepada orangtua ku dalam hal biaya yaaaaa otomatis mereka telah banyak mengeluarkan uang yang banyak untuk membiayaiku , namun bagimana lagi walaupun sudah ku jelaskan keadaannya sekarang berbeda tapi tetap saja ayahku dengan pendiriannya hidup di pesantren itu lebih berkah yom cobalah bertahan kita itu hidup bukan hanya sekedar mencari kesenangan akan tetapi bagaimana cara kita menjalani kehidupan ini yang penuh dengan masalah , Yaaah kutipan itu yang selalu ku ingat dalam hidupku tak pernah ku rasakan pengabdianku yang telah ku berikan dan bahka mungkin tak pernah kau rasakan .Aku tak pernah mengharapkan balasan akan tetapi mungkin doa darimu selalu aku dambakan dengan segala kerinduan yang ada dalam hati ini.
Tak pernah aku merasa di bedakan karena aku tahu kemampuan seseorang itu berbeda justru aku berfikir ceuceu sudah bisa adil dalam memilih orang dan mengambil tindakan . Terkadang kaku berfikir kembali kenapa aku memilih jalan tinggal di sini, dengan watakku yang seperti ini tak mau di atur . You know aku ini adalah orang yang berwatak tak pernah mau di atur , aku juga mengerti apa yang harus aku lakukan aku juga sudah tau apa tugasku tinggal di sini . Aku tak pernah bisa marah terhadap seseorang dan inilah konflik batin yang ku hadapi kepada siapa aku harus cerita , aku tak pernah percaya kepada siapapun di pesantren ini hanya orang tuaku yang aku percayai namun bagaimana bisa tak mungkin aku bicara kepada mereka???? Terkadang aku berfikir kenapa mereka di kasih amanat tapi selau saja bilangkepada yang lainnya , mreka tuh kurang intropeksi diri bagaimana bisa mereka meminpin kalau diri mereka sendiri saja mereka tak bisa mengaturnya .Kepada siapa lagi aku akan mengadukan asalah ku swlain kepada Alloh . Hanya melalui coretan tinta ini aku dapat meluapkan segala apa yang ada dalm hatiku. Jikalaupun mereka akan mendengarkan pasti mereka tak dapat menerimanya dan kurang merespon apa yang aku katakan , mereka hanya ingin di dengarkan critanya saja , mereka hanya ingun di mengerti dan di fahami tanpa mau mengeerti dan memahami orang lain . Terkadang sifat diam lebih banyak aku ambil karena itu membantuku lebih baik lagi karena apa alloh itu menciptakan dua telinga dan satu mulut itu berarti ak harus lebih banyak memahami orang lain bukan aku saja yang ingin di mengerti oleh orang lain. Mungkin di sinilah pelajaran yang harus akuambil dan ku fahami lagi . Aku pernah ingat akan pepatah yang mengatakan bila kau merasa hidupmu tak nyaman berarti kau belum bisa menjalani kehidupanmu , dan bila kau merasa orang lai tak suka kepadamu berarti kau telah berlaku salah kepada orang lain. Jangan pernah menyalahkan orang lain salahkanlah dirimu sendiri karena kau hidup membawa raga dan ruhmu.
Setiap orang memanglah tidak akan pernah sama baik itu dari sikap , karakter, dan juga fisiknya sekalipun mereka adalah orang yang kembar. Rasa syirik itu mulai menghantuiku lagi , namun apalah dayaku kemampuanku hanya sebatas ini tak melebihi makhluk Alloh yang dirinya mendapatkan mu’zijat.
Mulai ku mulai menyelesaikan masalah ini namun aku tak tahu kepada siapa harus ku luapkan masalahku ini . Suatuu hari aku mengaktifkan jejaring sosialku ada seorang laki-laki yang mengiirim inbok ke pesanku ternyata dia “””” hemmmm yah orang yang dulu pernah ku sukai . Awalnya dia menanyakan kabar dan lain sebagainya,,, bla,,,bla,,,,bla. Sampai saatnya aku bercerita tentang semua masalahku. Diapun memberikan solusi kepadaku yang dapat aku terima dengan yaaaa lumayan bisa menenangkan hati karena melihat sifatku yang tak pernah mendengarkan apa kata orang lain.

Tanggal 19 mei adalah tanggal kelahiranku ,,, tak ada yang aneh saat ini namun ada yang lebih spesial lagi walaupun orang yang aku harapkan hanya ngucap9n saja tanpa ada basa - basi kepadaku. Namun tepat pada ulang tahunku kali ini ada seseorang yang membuatku spesial yaaaaaaaaaaaa mudah2an dia tidak akan mengecewakan aku . Kisah ini di mulai ketika aku masih duduk di tingkay MA ketika itu aku masih duduk di kelas satu. Ketika pulang ssekolah ada seseorang yang memperhatikannku ketika mau pulang aku sedang berjalan bersama temaku lalu di laki-laki itu .

Sekian dulu nanti di sambung yaaaaaa, soalnya ceritanya bersambung

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutiara hikmah dari sang ayah tercinta

curhatku